Posts

Kendati mengaku orang awak tapi saat itu masih

Pidato- pidato hanya sekadar membangkitkan semangat, untuk me- ngejar ketinggalan-ketinggalan. Tidak banyak tuntutan rakyat. Umumnya yang diharapkan bahan bangunan semen atau atap seng untuk perbaikan masjid uan surau, atau perbaikan sekolah-sekolah yang reot akibat telantar selama "pergolakan" Hanya gorong-gorong kecil yang diminta, buka n jembatan besar, perbaikan dam-dam kecil untuk mengairi persawahan, bukan irigasi besar Provinsi Terbak di Luar dibawa bila berkunjung ke pedesaan sebagai buah tangan yang sangat diperlukan. Karena punya relasi di Departemen Penerangan saya gerilya" ke Medan Merdeka Barat dan berhasil menggondol beberapa entah berapa lagi kantor departemen yang saya gerayangi mencari rezeki seperti itu. mesin tik serta alat-alat tulis lainnya. Saya tak ingat, Saya penah memberi tahu kepada Gubemur Harun Zain tentang "perburuan besar" yang menghendaki kedatangan beliau ke Jakarta. Kendati mengaku orang awak tapi saat itu masih Say...

Daerah pedesaan terisolasi bagaikan kantong produksi yang terkurung

Pakar ekonomi Prof. Hendra Esmara selalu dikonsultasi untuk menyusun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Hendra, memang ahli perencanaan pembangunan regional. Karena masa jabatan Rosman Makmur berakhir, datang Drs. Hamzah untuk menggantikan. Dia sebelumnya bekerja di Bank Pembangunan Indonesia (Bapindo) Pusat. Masalah per- tanian sangat mendesak dan dijadikan prioritas pembangunan. Daerah pedesaan terisolasi bagaikan kantong produksi yang terkurung Kepala dinasnya diganti dengan tenaga yang lebih energik, Djafri Djamaluddin. Kedudukan Harun Zain sebagai Rektor Universitas Andalas diserahkan kepada Prof. Dr. Busjra Zahir, ahli penyakit dalam di RSUP Cipto Mangunkusumo, Jakarta. Untuk jadi Rektor in pun mengajak Prof. Dr. Ir. Isjrin Nurdin pulang, meninggalkan jabatannya di Institut Teknologi Bandung IKIP, Harun Zai TTB) bu Beberapa perwira orang awak diimbaunya untuk jadi pati di daerah-daerah tingkat II. Sjahdin di Kabupaten puluh Kota, Mohamma...

Orang menyebut kami sebagai inner circle

Juga statemen dan dialog-dialognya dengan mahasiswa. Rupanya Sapoetro, tidak hanya ditugaskan untuk mem- persiapkan pengganti Gubernur Kaharuddin, tapi beliau ma lah juga berambisi untuk menjadi orang nomor satu di jajaran s pemerintah daerah ini. Beliau didukung anggota dewan seperti Datuk Bagindo Basa Nan Kuning (Parkindo), Datuk Gaya (PNID, dan kawan-kawannya simpatisan Orde Lama. Saya tidak tahu persis bagaimana dulunya menyusun komposisi keanggotaan DPRD-GR Sumatras Barat waktu itu Apa yang menjadi ukuran perimbangan wakil-wakil yang duduk di dalamnya, jelas tidak menggambarkan kekuatar yang ada dalam masyarakat. SAPOETRO, UNGGUL! Calon gubernur yang diajukan DPRD-GR Sumatra Barat ke Pemerintah Pusat di Jakarta hanya dua orang, Sapoetro dan Harun Zain. SAPOETRO, UNGGUL! Calon gubernur yang diajukan  Segala persyaratan teknis mereka penuhi. Walau ada isyarat cukup lima suara saja untuk Harun Zain, namun kami melakukan "gerilya" secara intensif mencari angota ...